Tentang NTI
Negeri Ternak Indonesia merupakan Organisasi Non Pemerintah yang ingin turut berpartisipasi dalam pengembangan peternaka...
Program: Pemberdayaan Peternak, Riset Peternakan Terapan, Pemasaran Ternak, Investasi untuk Peternak, Akikah Terbaik, Ku...
Special Program: Akikah Terbaik dan Kurban Terbaik.
RSS
May 21
Dengan Embrio Transfer pada Sapi 9 Bulan Sudah Melahirkan PDF Print E-mail
Saturday, 19 December 2009 11:23

Dengan menggunakan teknologi embrio transfer tingkat keberhasilannya 100% dan 9 bulan sapi sudah bisa melahirkan, sedangkan jika menggunakan teknik Inseminasi Buatan untuk mendapatkan turunan yang mendekati murni dibutuhkan waktu 15 tahun.

Kepala Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Ir. Tri Harsi MP saat ditemui di peluncuran ET di Bogor, mengatakan tujuan BET meluncurkan ET adalah untuk pengenalan dan menyampaikan kepada stakeholder bahwa kita dapat menghasilkan bibit unggul serta dari pelaksanaan transfer embrio tersebut dapat mengurangi ketergantungan impor bibit yang mahal.

”Untuk impor sendiri sebesar Rp. 100 juta/ekor induk dan berbelit-belit, oleh sebab itu diharapkan pada akhirnya kebutuhan bibit dapat terpenuhi sendiri; Meningkatkan mutu genetik ternak dalam waktu relatif pendek; Mempertinggi kapasitas produksi sapi betina induk atau dara dan pejantan (bull); Meningkatkan penyediaan sumber bibit unggul; Memanfaatkan sapi lokal yang kurang unggul untuk menghasilkan keturunan yang unggul; dan meningkatkan pendapatan masyarakat”, ujarnya.

Dan kita menjalin kerjasama dengan UPT Perbibitan maupun dengan dinas daerah/koperasi/swasta untuk menyediakan bibit komersil melalui ET, dengan kualitas yang sama bagus dengan bibit impor, tambahnya.

Teknologi transfer embrio sendiri adalah aplikasi bioteknologi reproduksi ternak melalui teknik Multiple Ovulation Embrio Transfer (MOET) serta rekayasa genetik untuk meningkatkan mutu genetik dalam waktu yang lebih singkat dan jumlah yang lebih banyak.

Untuk meningkatkan mutu genetik dengan ketersediaan anak keturunan yang banyak maka diarahkan kepada embrio transfer jenis sapi potong, antara lain Simenthal, Limousin, Brangus, dan Crossing Simenthal dan Brahman.

Calon donor yang akan dipakai harus diseleksi dengan kriteria memiliki genetik yang unggul (Genetik Superiority); Mempunyai kemampuan reproduksi yang tinggi (High Reproductivity), serta bebas dari penyakit hewan menular terutama penyakit reproduksi seperti Brucellosis, IBR/IPV, EBL, BVD, Leptoirosis, Trichomoniasis dan Vibriosis.

Sumber : http://www.sinartani.com/nasional/dengan-embrio-transfer-pada-sapi-9-bulan-sudah-melahirkan-1257135965.htm

Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy